Montaj 2024 sukses digelar pada pada Kamis, 13 Juni hingga Sabtu, 15 Juni 2024 di Auditorium Gedung Pascasarjana Fikom Unpad. Montaj atau Movie Event Padjadjaran merupakan sebuah festival film tahunan yang diorganisir oleh mahasiswa Televisi dan Film semester 6.
Tahun ini, Montaj mengusung tema “POV: Pile of Vision,” bertujuan untuk merayakan dan mengapresiasi berbagai perspektif unik dari pembuat film, tidak hanya dari Jawa Barat, tetapi juga dari seluruh Indonesia. Selain itu, Montaj hadir untuk menjadi wadah ekshibisi dan apresiasi film serta mempertemukan film dengan penontonnya, menciptakan ruang diskusi, dan berbagi ilmu serta pengalaman antar pelaku industri film. Montaj 2024 tidak hanya menampilkan pemutaran film, tetapi juga berbagai program edukatif seperti workshop dan forum komunitas.
Program non-penayangan yang telah diselenggarakan antara lain adalah workshop “Script to Screen: Drafting Social Issues from a Director’s Perspective” bersama sutradara kondang, Wregas Bhanuteja, sebagai narasumbernya. Selanjutnya ada pula workshop “Beyond the Screen: A Visionary Perspective on Film Distribution” bersama Marlina Machfud, serta forum Temu Sinema yang menghubungkan pembuat film dengan penonton dan pelaku industri.
Sesi pemutaran film dibagi menjadi beberapa kategori, termasuk Layar Pembuka, Layar Kaleidoskop, Koleksi Jingga, dan Tirai 21. Layar Pembuka menampilkan berbagai film-film pendek ternama yang telah meraih berbagai penghargaan baik dalam negeri maupun mancanegara. Adapun judul-judul yang ditayangkan adalah Basri & Salma in a never-ending comedy karya Khozy Rizal, Bising karya Amar Haikal, Hai Guys Balik Lagi Sama Gue, Tuhan! karya Winner Wijaya, Payung Dara karya Reni Aprilia, dan Blue Poetry karya M. Heri Fadli.
Kemudian, ada pula penayangan Layar Kaleidoskop yang merupakan program screening kompetisi. Program ini menerima lebih dari 140 film dari seluruh Indonesia dalam tahap submisinya. Melalui tahap kurasi yang ketat, 15 film terpilih ditayangkan pada program ini untuk menampilkan berbagai perspektif dari kisah yang dibawakannya. Beberapa film yang ditayangkan di antaranya adalah Lamis, Mikrokosmos, Lullaby, dan masih banyak karya lainnya.
